MASUKKAN KODE SLIDESHOW DI SINI

twitter.com

Jumat, 18 April 2014

Kebudayaan Indonesia dan Kebudayaan Barat

Kebudayan Indonesia

Kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan timur. Kebudayaan Indonesia adalah suatu tradisi atau adat istiadat yang di wariskan secara turun temurun kepada rakyat Indonesia. Kebudayaan yang di wariskan dapat berupa bahasa,agama,politik,adat istiadat,bangunan,perkakas,hasil kerajinan dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebagai bangsa kepulauan maka Indonesia mempunyai kebudayaan yang sangatlah beraneka ragam dikarena kan setiap suku mempunyai adat istiadatnya masing-masing.
Berikut ini adalah contoh Kebudayaan di bidang :
1.     Bangunan (Rumah Adat)
Berikut adalah daftar rumah adat di Indonesia :
Omo Sebua (Nias)
Uma (Mentawai)
         Rumah Belah Bubung
        Rumah Rakit
        Rumah Bubungan Lima
        Nuwo Sesat
        Rumah Kebaya (Rumah Bapang) dan Rumah Gudang
Jawa Barat dan Banten: 
         Rumah Kesepuhan
         Bangsal Kencono
Tanean Lanjhang (Madura)
Bali: 
        Gapura Candi Bentar
        Rumah Dalam Loka Samawa(Lombok)
        Rumah Panjang
        Rumah Banjar
        Rumah Betang
        Rumah Lamin
        Rumah Baloy
Bola Soba (Bugis Bone)
Balla Lompoa (Makassar Gowa)
        Tongkonan (Tana Toraja)
        Rumah Bolaang Mongondow
        Souraja
Maluku: 
         Balieu (dari bahasa Portugis)
         Sasadu
         Honai
Kambik (suku Moi)
Rumsram (Biak)
Jew (Asmat)
Harit (Maybrat-Teminabuan)
Kun (suku-suku sekitar DAS Mamberamo-Sarmi








2.    Upacara Adat
Upacara adat merupakan suatu bentuk tradisi yang bersifat turun-temurun yang dilaksanakan secara teratur dan tertib menurut adat kebiasaan masyarakat dalam bentuk suatu rangkaian aktivitas permohonan sebagai ungkapan rasa terima kasih. Selain itu, upacara adat merupakan perwujudan dari sistem kepercayaan masyarakat yang mempunyai nilai-nilai universal, bernilai sakral, suci, relijius, dilakukan secara turun-temurun serta menjadi kekayaan kebudayaan nasional.
Unsur-unsur dalam upacara adat meliputi: tempat upacara, waktu pelaksanaan, benda-benda/peralatan dan pelaku upacara yang meliputi pemimpin dan peserta upacara.
Jenis-jenis upacara adat di Indonesia antara lain: Upacara kelahiran, perkawinan, kematian, penguburan, pemujaan, pengukuhan kepala suku dan sebagainya.
Beberapa upacara adat tradisional yang dilaksanakan masyarakat antara lain:

Sumatera
·         Peucicap di Aceh
·         Peusijuek dapu di Aceh
·         Peutron Aneuk di Aceh
·         Tabuik di Sumatera Barat
·         Balimau di Sumatera Barat
·         Makan bajamba di Sumatera Barat

Jawa
·         Seren taun di Jawa Barat
·         Mitoni, tedak siti, ruwatan, kenduri, grebegan di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur
·         Dugderan oleh masyarakat Semarang
·         Kasodo oleh masyarakat Tengger
Kalimantan
·         Ritual tiwah masyarakat Dayak Kalimantan Tengah
·         Aruh baharin di Kalimantan Selatan
Sulawesi
·         Mapasilaga tedong suku Toraja
·         Rambu solo suku Toraja

Nusa Tenggara
·         Ngaben di Bali
·         Nelu bulanin di Bali
·         Pasola sumba di Pulau Sumba
Maluku
·         Kololi kie di Maluku Utara
·         Pukul sapu di Maluku
·         Abdau di Maluku
·         Buka sasi lompa di Maluku
Papua
·         Barapen atau Bakar batu di Papua
·         Sanepen di Biak

3.  Pakaian Adat
Berikut adalah daftar pakaian adat di Indonesia:
·         Aceh
·         Ulee Balang
·         Sumatera Utara:
·         Ulos
·         Suri-suri
·         Gotong
·         Gara Gara/Beka buluh
·         Baru Oholu dan Ã•röba Si’öli (Nias)
·         Sumatera Barat (Minang):
·         Anak Daro
·         Marapule
·         Minang Roki
·         Pakaian Penghulu
·         Pakaian Bundo Kanduang
·         Riau/Jambi (Melayu):
·         Baju Kurung, Sarung dan Songkok
·         Kebaya Laboh
·         Cekak Musang
·         Teluk Belanga
·         Bangka Belitung
·         Kain Cual, Paksian dan Sungkon
·         Sumatera Selatan:
·         Songket
·         Aesan Gede
·         Lampung:
·         Tapis
·         Kikat dan Ketupung
·         Jakarta
·         Baju Koko dan Caping
·         Kebaya Encim/Hwa Kun dan Kembang Goyang
·         Jawa:
·         Batik
·         Beskap dan Blangkon
·         Kebaya
·         Dodotan
·         Baju Pesa'an (Madura)
·         Kebaya Rancongan (Madura)
·         Bali:
·         Kemben
·         Kancrik
·         Kain gringsing
·         Nusa Tenggara Timur:
·         Tenun Ikat
·         Pakaian Tais
·         Beti / Taimuti
·         Kalimantan Barat
·         King Baba
·         King Bibinge
·         Burai King Burai
·         Kalimantan Timur
·         Sarung Samarinda
·         Sulawesi Utara (Minahasa)
·         Wuyang
·         Pasalongan Rinegetan
·         Baju Kurai
·         Baju Banjang
·         Baju Ikan Duyung
·         Tonaas Wangko/Walian Wangko
·         Sulawesi Tengah (Toraja)
·         Kondi Limanan
·         Kalando Limanan
·         Sulawesi Selatan (Bugis/Makassar):
·         Baju Bodo
·         Jas Tutup
·         Baju La'bu
·         Maluku
·         Baju Cele
·         Papua:
·         Manawou
·         Koteka/Holim, Yokal dan Sali (suku Dani)
·         Pummi dan Tok (suku Asmat)
·         Papua Barat:
·         Ewer








Demikian adalah contoh bentuk bentuk Kebudayaan di Indonesia. Namun kini kebudayaan-kebudayaan tersebut mulai terkikis seiring berjalannya jaman. Diharapkan generasi muda Indonesia mau meneruskan dan melestarikan Budaya-budaya tersebut agar tetap lestari.

Kebudayaan Barat
Kebudayaan Barat yang ditulis sebagai western culture adalah himpunan sastra, sains, politik, serta prinsip-prinsip artistik dan filosofi yang membedakannya dari peradaban lain. Sebagian besar rangkaian tradisi dan pengetahuan tersebut umumnya telah dikumpulkan dalam konon barat. Istilah ini juga telah dihubungkan dengan negara-negara yang sejarahnya amat dipengaruhi oleh imigrasi atau kolonisasi orang-orang Eropa, misalnya seperti negara-negara di benua Amerika dan Australia, dan tidak terbatas hanya oleh imigran dari Eropa Barat. Eropa Tengah juga dianggap sebagai penyumbang unsur-unsur asli dari kebudayaan Barat.
Ada 3 ciri dominan dalam Kebudaya Barat:
Pertama adalah “penghargaan terhadap martabat manusia”. Hal ini bisa dilihat pada nilai-nilai seperti: demokrasi, institusi sosial, dan kesejahteraan ekonomi.
Kedua adalah “kebebasan”. Di Barat anak-anak berbicara terbuka di depan orang dewasa, orang-orang berpakaian menurut selera masing-masing, mengemukakan pendapat secara bebas, dan tidak membedakan status sosial dan sebagainya.
Ketiga adalah “penciptaan dan pemanfaatan teknologi” seperti pesawat jet,
satelit, televisi, telepon, listrik, komputer dan sebagainya. Orang Barat menekankan logika dan ilmu serta cenderung aktif dan analitis.
Perbedaan Kebudayaan Barat dengan Kebudayaan Timur
Berdasarkan hal positif yang dapat diterapkan :
a. Budaya Barat
1. Lebih selektif dalam berbagai bidang.
2. Mempunyai disiplin tinggi.
3. Terus terang dan to the point.

b. Budaya Timur
1. Kebersamaan dalam hubungan lebih dipentingkan.
2. Menjaga perasaan orang lain.
3. Sopan santun.
4. Penghargaan terhadap orang yang lebih tua.
5. Adat istiadat yang masih di pegang teguh.


Definisi Perubahan Kebudayaan
Perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan. Semua terjadi karena adanya salah satu atau beberapa unsur budaya yang tidak berfungsi lagi, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan didalam masyarakat.
Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian yaitu: kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi dan filsafat bahkan perubahan dalam bentuk dan aturan-aturan organisasi sosial. Perubahan kebudayaan akan berjalan terus-menerus tergantung dari dinamika masyarakatnya.

Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Indonesia


Pengertian kebudayaan 
    
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat.  Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Unsur-Unsur Kebudayaan
Koentjaraningrat (1985) menyebutkan ada tujuh unsur-unsur kebudayaan. Ia menyebutnya sebagai isi pokok kebudayaan. Ketujuh unsur kebudayaan universal tersebut adalah :
1.     Kesenian
2.    Sistem teknologi dan peralatan
3.    Sistem organisasi masyarakat
4.    Bahasa
5.    Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
6.    Sistem pengetahuan
7.    Sistem religi
Pada jaman modern seperti ini budaya asli negara kita memang sudah mulai memudar, faktor dari budaya luar memang sangat mempengaruhi pertumbuhan kehidupan di negara kita ini. Contohnya saja anak muda jaman sekarang, mereka sangat antusias dan up to date untuk mengetahui juga mengikuti perkembangan kehidupan budaya luar negeri. Sebenarnya bukan hanya orang-orang tua saja yang harus mengenalkan dan melestarikan kebudayaan asli negara kita tetapi juga para anak muda harus senang dan mencintai kebudayaan asli negara sendiri. Banyak faktor juga yang menjelaskan soal 7 unsur budaya universal yaitu :
1.Kesenian 
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.
2.Sistem teknologi dan peralatan
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.
 3.Sistem organisasi masyarakat
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.
4.Bahasa
Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.
5.Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.
6.Sistem pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.

 7.Sistem religi
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.

            WUJUD KEBUDAYAAN 

Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.

1.Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan,nilai-nilai,norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
2.Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan.
3.Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
FAKTOR YANG MENDORONG DAN MENGHAMBAT PERUBAHAN KEBUDAYAAN

Mendorong Perubahan Kebudayaan
adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah,terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi.adanya individu-individu yang mudah menerima unsur-unsur perubahan kebudayaan terutama generasi muda.
Menghambat perubahan kebudayaan
adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah seperti : adat istiadat,dan keyakinan agama,adanya individu-individu yang sukar menerima unsur-unsur perubahan terutama generasi kolot.
  A. FAKTOR INTERNAL
#PERUBAHAN DEMOGRAFIS
perubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah,akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan,contohnya : bidang perekonomian, pertambahan penduduk akan persediaan kebutuhan pangan,sandang dan papan.
#KONFLIK SOCIAL
konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan dalam suatu masyarakat,contohnya : konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi,untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.
#BENCANA ALAM
bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempengaruhi perubahan contohnya : banjir,bencana longsor,letusan gunung berapi masyarakat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru,disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilisasi maupun alkuturasi.
#PERUBAHAN LINGKUNGAN ALAM
ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta,rusaknya hutan karena erosi,perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.
          2.FAKTOR EKSTERNAL
#PERDAGANGAN
indonesia terletak pada jalur perdagangan asia timur dengan india,timur tengah bahkan eropa barat,itulah sebabnya indonesia sebagai persinggahan pendagang pendagang besar,selain berdagang mereka juga memperkenalkan budaya mereka pada masyarakat setempat sehingga terjadilah perubahan budaya.
#PENYEBARAN AGAMA
masuknya unsur-unsur agama hindu dari india atau budaya arab bersamaan proses penyebaran agama hindu dan islam ke indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proses penyebaran agama kristen dan kalonialisme.
#PEPERANGAN
kedatangan bangsa barat ke indonesia umumnya menimbulkan perlawanan keras dalam bentuk peperangan,dalam suasana tersebut ikut masuk pula unsur unsur budaya bangsa asing ke indonesia.
sumber :


Selasa, 18 Maret 2014

Etika Menulis di Internet


Etika Menulis di Internet

Kini semua orang sudah terbiasa dengan yang namanya internet, dari anak kecil sampai orang dewasa pun pasti bisa mengakses internet. tapi apakah anda tahu kalau dalam berinternet ada etika atau tata caranya? . untuk itu marilah kita perhatikan kutipan-kutipan berikut ini.

Tata cara menulis yang baik di internet :
1.) Gunakan bahasa yang sopan. Hal ini sudah pasti menjadi nomor satu karena orang akan menghargai jika kita berkata-kata dengan sopan.
2.) Jangan menulis kata atau kalimat dengan huruf kapital. Huruf kapital dalam arti ini yaitu menggunakan Caps Lock. Mengapa begitu ? Karena dapat diartikan kita sedang berteriak-teriak seperti marah. Hal tersebut tidak sopan dan tidak pantas untuk dilakukan.
3.) Menulislah dengan menggunakan EYD.
Mungkin kebanyakan orang banyak yang menulis dengan bahasa-bahasa yang tidak dimengerti oleh orang lain. Seperti contohnya: • h41o 4p4 k4b4r ?  maksudnya adalah ( halo apa kabar ?)
Banyak orang yang menulis dengan menggabungkan huruf dan angka, serta huruf kapital dan huruf kecil. Mungkin ada beberapa orang yang bisa membacanya, tetapi ada juga orang yang tidak bisa membacanya. Hal itu akan menyebabkan yang tidak bisa membacanya tidak mengerti kata atau kalimat tersebut.
4.) Jangan menulis hal-hal tentang SARA dan pornografi.
Sangat dilarang untuk mengirimkan dan mendistribusikan dokumen elektronis yang bersifat pornografi, judi, mengina dan mencemarkan nama baik, mengancam, membohongi dan menyesatkan, menyinggung SARA dan menakut-takuti.
Jadi mengirimkan email ke seseorang yang bernada ancaman bisa dijerat dengan pasal perbuatan terlarang yang menyangkut ancaman pidana.
5.) Jangan melakukan tindakan plagiat (plagiarisme).Karena Plagiarisme adalah tindakan yang melanggar undang-undang dan masalah plagiarisme menyangkut masalah hak cipta yang diatur dalam Undang-undang nomor 19 Tahun 2002. Pada UU ITE, perbuatan yang dilarang menyangkut isi tulisan tertuang pada Bab VII pasal 27 ayat satu sampai empat dan pasal 28 ayat satu dan dua. 


Setelah kita mengetahui cara-cara menulis yang baik di internet, sekarang kita akan mengetahui etika-etika dalam menulis di internet. Berikut ini adalah sikap-sikap yang sebaiknya dilakukan dalam menulis di internet :

1.) Jagalah nama baik Anda di internet seperti Anda menjaganya di kehidupan nyata. Biasanya banyak orang yang menulis seenaknya karena mereka merasa kalau di internet tidak dikenali.
2.) Perhatikan tulisan Anda sebelum melakukan posting, apakah tulisan itu membuat orang lain tersinggung atau terganggu.
Sebaiknya sebelum anda memposting apa yang anda tulis sebaiknya anda cek kembali sehingga terhindar dari masalah yang menyangkut orang yang membacanya. Biasakan pula menulis apa adanya tanpa memanipulasi informasi-informasi yang ada
3.) Jangan menulis kata-kata yang berbau SARA. 
Hal tersebut akan memicu terjadinya pertikaian yang sulit di lerai
4.) Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Karena apa yang kita tulis di internet akan bisa dilihat oleh seluruh orang di dunia sehingga sebaiknya gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar . Tanpa sengaja hal berikut sekaligus memberikan pengetahuan kepada orang asing tentang bahasa Indonesia
5.) Jika ingin mengambil karya tulis orang lain, harus dituliskan sumbernya.
Jika anda tidak menulis referensi dari mana anda dapatkan kalimat atau paragraf tersebut , anda dapat di jerat oleh pasal yang menyangkut tentang plagiarisme.
6.) Jangan melakukan Flood. 
Flood ini maksudnya mengulang posting yang sudah kita postingkan.


Semoga tulisan tentang tata cara / etika menulis di internet ini berguna bagi para pembaca dan membuat pembaca menjadi lebih memahami tentang tata cara atau etika menulis di internet.

referensi : 
http://anderzt.blogspot.com/p/tata-cara-etika-menulis-di-internet.html


Terimakasih  :D