Bagi kamu calon ibu baru selain melakukan kegiatan senam hamil kamu juga pasti menyiapkan persiapan lainnya untuk menyambut kehadiran si jabang bayi. Persiapan anak pertama memang akan merepotkan karena belum ada pengalaman sebelumnya. Tapi jangan khwatir beriktu beberapa yang harus disiapkan untuk anak pertam a:
1. Peralatan tidur
Alat tidur bayi biasanya adalah kasur kecil, selimut, bantal dan guling kecil. Kalau kamu sedang mencari barang-barang tersebut dengan harga miring kamu bisa mengunjungi pasar kain murah karena biasanya disitu juga menjual perlengkapan untuk bayi. Mengunjungi pasar murah ini akan sangat menguntungkan karena harganya yang miring sehingga kamu bisa menghemat pengeluaran dan uangnya bisa dibeli untuk barang yang lain
2. Peralatan mandi
Selain itu kamu juga harus menyiapkan peralatan mandi seperti sabun, sampo, kain kasa, baby oil, minyak telon, bedak, handuk dan popok. Semua ini bisa kamu dapatkan dengan mudah di swalayan atau minimarket terdekat. Tapi memilih peralatan bayi juga harus hati-hati ada beberapa bayi yang tidak cocok denan peralatan mandinya.
3. Baju Bayi
Jangan lupa untuk menyiapkan baju bayi, ini banyak sekali yagn jual kamu bisa beli online atau di toko.
Itulah 2 hal yg paling penting dan harus segera disiapkan.
Minggu, 12 Agustus 2018
Jumat, 27 Juli 2018
Harga Partisi Kantor Online
Sekat
pembatas ruangan atau yang kerap disebut partisi
kantor digunakan terutama untuk membatasi antar ruangan yang terdapat
dalam kantor. Bisa juga digunakan untuk membagi ruangan yang ada di kantor ke
dalam beberapa bagian tertentu sesuai divisi masing-masing. Fungsi lain dari
partisi yang mungkin tidak kita sadari adalah sebagai dekorasi untuk interior.
Selain itu, dapat pula digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang kecil
apabila terdapat ceruk pada salah satu sisi partisi tersebut. Untuk kisaran
harganya sendiri akan sangat ditentukan oleh merk, material dan juga ukurannya.
Merk yang sudah populer tentu akan memasang harga di atas merk yang masih
terbilang kurang populer.
Material
partisi sendiri sangat beragam. Untuk partisi yang biasa digunakan di rumah
akan menggunakan bahan-bahan seperti kayu, rotan serta bambu. Sementara partisi
di kantor dapat terbuat dari besi, aluminium sampai dengan kaca. Material yang
lebih solid ini karena partisi di rumah akan dapat dipindahkan atau bahkan
dilipat. Partisi di kantor juga dapat dipindahkan namun rata-rata tidak dapat
dilipat seperti halnya partisi di rumah. Harga partisi juga akan ditentukan
oleh ukurannya. Semakin besar ukuran maka harganya juga akan semakin tinggi.
Ini karena bahan yang digunakan untuk membuat partisi tersebut lebih banyak.
Besar
serta banyaknya partisi yang digunakan tentu akan sesuai dengan kebutuhan
masing-masing. Perlu untuk mengetahui seberapa banyak dan besarnya partisi yang
dibutuhkan agar bisa membeli partisi dalam jumlah serta ukuran yang tepat. Hal
ini juga akan menentukan seberapa banyak dana yang dibutuhkan untuk membeli
partisi dalam jumlah berikut. Ukur terlebih dahulu ruangan yang hendak diberi
partisi sebelum mulai membelinya. Pertimbangan material juga perlu, terutama
apabila kita ingin menggunakan partisi yang semi transparan, transparan atau
masif. Partisi dapat ditemukan di toko khusus partisi atau perlengkapan kantor.
Kita bisa membelinya secara online atau bisa juga secara offline. Demikian
adalah beberapa hal terkait perabot kantor dan meja kerja ai dari harganya hingga
kegunaannya.
Minggu, 30 April 2017
Cloud Computing
Cloud Computing
Komputasi awan (cloud computing) adalah gabungan
pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis internet ('awan'). Awan (cloud) adalah
metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram
jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer
tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi
dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda
komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga
pengguna dapat mengaksesnya lewat internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang
ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur
teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE
Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana
informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna
(client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook,
komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.
Contoh Cloud Computing :
- 4shared
- Google Drive
- iCloud
- DropBox
- Windows Azure
Google Drive
Google Drive adalah layanan penyimpanan Online yang
dimiliki Google. Google Drive diluncurkan pada tanggal 24 April 2012.
Sebenarnya Google Drive merupakan pengembangan dari Google Docs. Google
Drive memberikan kapasitas penyimpanan sebesar 5GB kepada setiap penggunanya.
Kapasitas tersebut dapat ditambahkan dengan melakukan pembayaran atau pembelian
Storage. Penyimpanan file di Google Drive dapat memudahkan pemilik file dapat
mengakses file tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer
desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone. File
tersebut juga dapat dengan mudah dibagikan dengan orang lain untuk berbagi
pakai ataupun melakukan kolaborasi dalam pengeditan.
Cara
Kerja Sistem Cloud Computing
Sistem Cloud
bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini
memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk
menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur
seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna
disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah
tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server
aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan
dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima
sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.
Contohnya
lewat penggunaan email seperti Yahoo ataupun Gmail. Data di beberapa server
diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk
menggunakannya. Pengguna hanya memerlukan koneksi internet dan semua data
dikelola langsung oleh Yahoo dan juga Google. Software dan juga memori atas
data pengguna tidak berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung
melalui sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet.
referensi :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
- http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html
Kamis, 23 Maret 2017
Pengantar Komputasi Modern
Journal of Modern Computing
link referensi :
- https://fatmadonghae.wordpress.com/2013/05/08/jurnal-komputasi-modern/
- http://aditiobawono.blogspot.co.id/2014/04/jurnal-komputasi-modern.html
GRID AS THE ANSWER LIMITATIONS
COMPUTING RESOURCES
Abstraction
Grid computing, a high-performance computer system architecture that utilizes the existing grid computing technology (some of them: Globus Toolkit 4, Condor, PVM, MPI) as a component builders. With the formation of this computing grid computing infrastructure, the expected needs of researchers will be computing resources can be met and in turn can increase the competitive level.
1. Introduction
For researchers in countries with limited economic capabilities, the solutions provided by grid computing technology is an alternative that should be considered very seriously. The development of science and technology, including those conducted with the help of a computer (e-Science), should not be stopped just because of lack of funds. Grid computing technology allows researchers utilize computing resources that have been there as much as possible. By using this technology, researchers can combine computers that are in places that are geographically separated into a single computer system. Combined many computers as a whole is able to provide computing resources to match or even more with the computer category supercomputer. Furthermore, the computer system can be used jointly by the researchers, who also came from agencies whose location is different. On the whole, not just the technology of grid computing enables researchers to apply e-Science to develop science and technology at a relatively "affordable", but also can take advantage of existing computing resources as efficiently as possible jointly by many researchers.
2. Discussion
2.1. Evolution of Grid Computing
Grid computing technology is a technology that has been developed over a long period. In evolution we see the development of similar technologies ranging from Condor 0, followed by PVM (Parallel Virtual Machine) 0 and MPI (Message Passing Interface) 0, up to the Globus Toolkit 0. Since the beginning, the researchers in the field of high performance computing has been using two approaches 0, (1) supercomputer, built a computer with high-performance hardware technology, and (2) multicomputer, building a computer system with an interconnected network technology and software. The first approach generally produces a high-performance computer, but it's worth so expensive that only can be owned by only a handful of parties. The second approach is to produce a computer system whose performance varies according to the number of computers belonging and software configurations used.
Although the price of a high-performance computer systems built with multicomputer approach is more affordable than the supercomputer, has been limited. The network-based computer system is generally applied to computers connected in a local area network (LAN). One reason is the network security problems that have not been handled properly. In addition, support software system that allows the computers working as one generally has a complex configuration so that the user must have a particular expertise before it can take advantage of the computer system.
In line with the development of Internet technology and computer-related technologies such as data communication protocols, network security technology, distributed pemgrograman technologies, programming languages and technologies that are independent of the architecture of the computer-based system of high-performance computer networks become easier to implement and use.
2.2. Grid Computing & Solutions Offered
In recent years, a group of researchers in the field of high performance computing to seriously focus on the development of network-based computer system as described above using a technology known as grid computing technology 0.
Grid computing technology is a way of merging the resources owned many computers connected in a network so as to form a unified computer system with computing resources on a scale approaching the amount of computing resources of computers that make it up. Furthermore, some or all computing resources can be worn by the user according to the needs of each. Naming the "grid" to borrow a term used here in electricity 0, where power plants are connected to each other to jointly supply the electricity needs of its users. Individual users use only a portion of the electrical power generated by all the powerhouse.
In contrast to its predecessor technologies such as Condor, PVM, or MPI, grid computing technologies supplemented by components which enable the utilization of computing resources are pooled in a more optimal and secure. To view the components of grid computing technology, will be described briefly here Globus Toolkit system developed by researchers at Argonne National Laboratory, USA 0. System Globus Toolkit is a grid computing technologies that are popular and widely used by hand the those who want to integrate their computing resources spread into one unit.
Specifically, the system Globus Toolkit that will be discussed here is the system Globus Toolkit version 4 (GT4) 0, which is the latest version of the Globus Toolkit system. GT4 system built using Web Services technology 0 which has developed into a standard in distributed software development. Web Services technology allows GT4 adopt the concept of service-oriented (service-oriented) who use the service, not the hardware, the basic component of the building. On top of this GT4 Web Services to build the main components of a grid computing system below.
2.3.Infrastruktur Computing Grid
With the increasing need for researchers to be the computing resources to conduct e-Science as already mentioned upfront and development of grid computing technology that some states have taken the initiative to implement grid computing infrastructure at the national level. Some examples include: India 0, Singapore 0, and Japan 0.
A grid computing infrastructure will be able to reduce the investment cost than if each of these institutions must hold their own computing devices. Furthermore, grid computing system that requires the use of computing resources together will foster a spirit of collaboration among the researchers. One thing that is very positive.
Seeing the benefits that can be provided by the existence of an infrastructure of grid computing at the national level, this paper proposed a draft RI-GRID, namely infrastructure grid computing at the level of the Republic of Indonesia, which aims to take advantage of computing resources that are research institutions both now and in the future so that it can be used by researchers in these countries to develop science and technology.
2.4.Arsitektur GRID COMPUTING
Figure 1 below shows the architectural design of grid computing infrastructure. As shown in the figure, GRID COMPUTING constructed by combining the systems that are in the grid computing research institutions (GRID-2, 3, 4) into a single unit. Configuring the hardware and software of each system at the institutional level can vary, but by operating the grid computing technology such as GT4 on connecting vertices of each system, the whole system is to form a unity grid computing infrastructure. With this configuration, if needed, a user in an institution can take advantage of computing resources that are outside the institution.
The configuration shown in Figure 1 above does not require each system at the institutional level to change the configuration of each system significantly. If an institution has implemented a grid computing technologies such as SUN Grid Engine (SGE) or network-based computing technologies such as PVM, MPI, Condor GT4 then the system can be configured to coordinate with each of these technologies.
One of the prerequisites for the establishment of GRID COMPUTING is the availability of a large-capacity backbone network to connect the nodes connecting in each institution (should have a bandwidth from 2 Mbps up to 155 Mbps).
GRAM: Grid Resource Allocation & Management
This component is responsible for managing the entire computing resources available in the grid computing system. This management includes the execution of the program on all computers that are members of the grid computing system, starting from initiation, monitoring, until the scheduling (scheduling) and inter-process coordination.
An interesting thing with GT4 system is its ability to work closely with the management systems of computing resources that have been there before like Condor, PVM or MPI. With this mechanism, the programs that have been built previously did not need to be rebuilt or if they should be modified, the minimum modification, if it will run in a grid computing environment based on GT4.
RFT / GridFTP: Reliable File Transfer / Grid File Transfer Protocol
This component allows users to access data from the large-sized knots incorporated in the computing grid computing systems are efficient and reliable. This is important because the computing performance not only depends on how fast the computers belonging to the grid computing system is executing the program, but also how fast the data required in the computing accessible. Keep in mind that the data needed by a process not always on the computer that executes the process.
MDS: Monitoring and Discovery Service
This component allows users GT4 monitoring system of the computing process that is ongoing so that the problems that arise can be immediately known. Meanwhile, the discovery aspect of this component allows users identi-fication of the existence of the following characteristics of computing resources.
GSI: Grid Security Infrastructure
This component is responsible for the security of the grid computing system as a whole. This component also which is one distinguishing feature GT4 technology with its predecessor technologies such as PVM or MPI. With the implementation of security mechanisms integrated with components other grid computing, grid computing technology-based systems such as the GT4 can be accessed by the public (WAN) without lowering the level of safety.
GT4 security system built on components that have been tested security standards, which include data protection, authentication, delegation, and authorization. The basic configuration GT4 assuming both users and services using standard security uses standard X.509 public key.
3. Cover
High-performance computing systems based on grid computing technology is not synonymous with high-priced computer system. Furthermore, grid computing infrastructure can be built by combining computational resources that already exist into a single unit which can then contribute to the development of science and technology. In fact, prinsipkolaborasi underlying grid computing technology can be a valuable lesson for us to implement it in the context of another life.
- Analisa
link referensi :
- https://fatmadonghae.wordpress.com/2013/05/08/jurnal-komputasi-modern/
- http://aditiobawono.blogspot.co.id/2014/04/jurnal-komputasi-modern.html
Selasa, 11 Oktober 2016
Bisnis TIK dan Profil PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TELKOM)
Bisnis TIK dan Profil PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TELKOM)
Pengertian Bisnis
Pengertian bisnis menurut :
Musselman adalah keseluruhan dari
aktivitas yang diorganisir oleh orang yang tidak berurusan di dalam bidang
industri dan perniagaan yang menyediakan barang dan jasa agar terpenuhinya
suatu kebutuhan dalam perbaikan kualitas hidup.
Hooper, Pengertian Bisnis adalah
keseluruhan yang lengkap pada berbagai bidang seperti industri dan penjualan,
industri dasar dan industri manufaktur dan jaringan, distribusi, perbankkan,
transportasi, insuransi dan lain sebagainya; yang kemudian melayani dan
memasuki dunia bisnis secara menyeluruh.
Peterson dan Plowman mengemukakan Pengertian
Bisnis merupakan serangkaian kegiatan yang berhubungan dengan pembelian
ataupun penjualan barang dan jasa yang dilakukan secara berulang-ulang. Menurut
paterson dan plowman, penjualan jasa ataupun barang yang hanya terjadi satu
kali saja bukanlah merupakan pengertian bisnis.
Owen adalah suatu perusahaan yang
berhubungan dengan distribusi dan produksi barang-barang yang nantinya dijual
ke pasaran ataupun memberikan harga yang sesuai pada setiap jasanya.
Hunt dan Urwick, Pengertian Bisnis ialah
segala perusahaan apapun yang membuat, mendistribusikan ataupun menyediakan
berbagai barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh anggota masyarakat lainnya
serta bersedia dan mampu dalam membeli atau membayarnya.
L.R.Dicksee mengatakan bahwa Pengertian
Bisnis yaitu suatu bentuk dari aktivitas yang utamanya bertujuan dalam
memperoleh keuntungan bagi yang mengusahakan atau yang berkepentingan di dalam
terjadinya aktivitas tersebut.
Pengertian Bisnis TIK
Pengertian umum dari TIK, TIK
adalah singkatan dari Teknologi Informasi Dan Komunikasi atau jika dalam bahasa
Inggris ‘Information and Communication Technologies’, jika di singkat ‘ICT’
dapat di artikan sebagai payung besar terminologi yang mencakup semua peralatan
teknis untuk memproses dan menyampaikan Informasi. Itulah secara singkat
mengenai pengertian teknologi informasi dan komunikasi. Kata teknologi yaitu
berasal dari bahasa Yunani “technologia”, atau “techne” yang memiliki arti
“keahlian” dan juga “logia” yang artinya “pengetahuan”. Dalam pengertian yang
sempit dapat di artikan teknologi adalah merupakan suatu yang mengacu pada
objek benda yang digunakan untuk kemudahan aktivitas manusia, misalnya seperti
mesin, perkakas, perangkat keras, dan lain-lain.
Teknologi Informasi dan
Komunikasi adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan
teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu
teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi
segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu,
manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah
segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan
mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu,
teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak
terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas
yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan,
pemindahan informasi antar media.
Jadi, berdasarkan pengertian
diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa Bisnis TIK merupakan suatu bentuk
dari aktivitas bisnis di bidang teknologi informasi, yang mana dalam hal ini
membahas pada bidang jaringan telekomunikasi berupa : melayani sambungan
telepon kabel tidak bergerak Plain Ordinary Telephone Service (”POTS”), telepon
nirkabel tidak bergerak, layanan komunikasi data, broadband, satelit, penyewaan
jaringan dan interkoneksi, serta telepon seluler. Dengan tujuan utama berbisnis
yaitu untuk memperoleh keuntungan dengan mendistribusi dan produksi
barang-barang yang nantinya dijual ke pasaran ataupun memberikan harga yang sesuai
pada setiap jasanya agar terpenuhinya suatu kebutuhan dalam perbaikan kualitas
hidup yang dilakukan secara berulang-ulang.
PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero)
Tbk.
Tentang Telkom Group
Telkom Group adalah
satu-satunya BUMN telekomunikasi serta penyelenggara layanan telekomunikasi dan
jaringan terbesar di Indonesia. Telkom Group melayani jutaan pelanggan di
seluruh Indonesia dengan rangkaian lengkap layanan telekomunikasi yang mencakup
sambungan telepon kabel tidak bergerak dan telepon nirkabel tidak bergerak,
komunikasi seluler, layanan jaringan dan interkoneksi serta layanan internet
dan komunikasi data. Telkom Group juga menyediakan berbagai layanan di bidang
informasi, media dan edutainment, termasuk cloud-based and server-based managed
services, layanan e-Payment dan IT enabler, e-Commerce dan layanan portal
lainnya.
Visi dan Misi
Visi
”Be The King of Digital in The
Region”
Misi
“Lead Indonesian Digital Innovation
and Globalization”
Corporate Culture : The Telkom Way
Basic Belief
: Always The Best
Core Values :
Solid, Speed, Smart
Key Behaviours :
Imagine, Focus, Action
Inisiatif Strategis
·
Pusat
keunggulan.
·
Fokus
pada portofolio dengan pertumbuhan atau value yang tinggi.
·
Percepatan
ekspansi internasional.
·
Transformasi
biaya.
·
Pengembangan
IDN (id-Access, id-Ring, id-Con).
·
Indonesia
Digital Solution (“IDS”) – layanan konvergen pada solusi ekosistem digital.
·
Indonesia
Digital Platform (“IDP”) – platform enabler untuk pengembangan
ekosistem.
·
Eksekusi
sistem pengelolaan anak perusahaan terbaik.
·
Mengelola
portofolio melalui BoE dan CRO.
·
Meningkatkan
sinergi di dalam Telkom Group.
Client :
Client dan Mitra Pt Telkom
berada pada bidang usaha seperti halnya Industri, Jasa, Perdagangan, Perikanan,
Perkebunan, Pertanian, Peternakan, dan lainnya. Layanan telekomunikasi Telkom
telah menjangkau beragam segmen pasar mulai dari pelanggan individu sampai
dengan Usaha Kecil dan Menengah (“UKM”) serta korporasi. Pt Telkom menjadi
penyedia layanan seluler terbesar di Indonesia yang melayani sekitar 131,5 juta
pelanggan dan menguasai pangsa pasar 42,4% dari pasar seluler bergerak.
Ruanglingkup :
Ruang lingkup Pt. Telkom adalah
menyelenggarakan jaringan dan layanan telekomunikasi, informatika serta
optimalisasi sumber daya Perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas,
Perusahaan menjalankan kegiatan usaha yang meliputi:
- Usaha Utama
- Merencanakan, membangun, menyediakan, mengembangkan,
mengoperasikan, memasarkan atau menjual/menyewakan dan memelihara
jaringan telekomunikasi dan informatika dalam arti yang seluas-luasnya
dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
- Merencanakan, mengembangkan, menyediakan, memasarkan
atau menjual dan meningkatkan layanan jasa telekomunikasi dan informatika
dalam arti yang seluas-luasnya dengan memperhatikan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
- Usaha Penunjang
- Menyediakan layanan transaksi pembayaran dan pengiriman
uang melalui jaringan telekomunikasi dan informatika.
- Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka optimalisasi
sumber daya yang dimiliki Perusahaan, antara lain pemanfaatan aset tetap
dan aset bergerak, fasilitas sistem informasi, fasilitas pendidikan dan
pelatihan dan fasilitas pemeliharaan dan perbaikan.
Portofolio bisnis telekomunikasi Pt.
Telkom mencakup :
1. Layanan sambungan telepon
kabel tidak bergerak.
2. Layanan sambungan telepon
nirkabel tidak bergerak.
3. Layanan seluler.
4. Layanan internet
dan komunikasi data.
5. Layanan jaringan.
6. Layanan interkoneksi.
7. Layanan tambahan.
Portofolio bisnis Information mencakup
:
1. IT Outsourcing atau Managed
Application.
2. e-Payment/Layanan Pembayaran, meliputi:
·
Billing.
·
Remittance.
·
e-money.
·
e-voucher atau Telkom Voucher.
3. IT enabler services meliputi business
process outsourcing dan knowledge process outsourcing, yang terdiri
dari :
·
Network centric value added services.
·
Integration services.
Portofolio bisnis Media dan Edutainment
mencakup :
1. Televisi yang terdiri dari
:
o
Pay TV
o
IPTV (Internet Protocol TV)
o
OTT TV (Over The Top TV)
2. Iklan
3. Layanan portal
Berikut penjelasan portofolio bisnis
Telkom :
Telecommunication
Telekomunikasi merupakan bagian bisnis legacy Telkom. Sebagai ikon bisnis perusahaan, Telkom melayani sambungan telepon kabel tidak bergerak Plain Ordinary Telephone Service (”POTS”), telepon nirkabel tidak bergerak, layanan komunikasi data, broadband, satelit, penyewaan jaringan dan interkoneksi, serta telepon seluler yang dilayani oleh Anak Perusahaan Telkomsel. Layanan telekomunikasi Telkom telah menjangkau beragam segmen pasar mulai dari pelanggan individu sampai dengan Usaha Kecil dan Menengah (“UKM”) serta korporasi.
Telekomunikasi merupakan bagian bisnis legacy Telkom. Sebagai ikon bisnis perusahaan, Telkom melayani sambungan telepon kabel tidak bergerak Plain Ordinary Telephone Service (”POTS”), telepon nirkabel tidak bergerak, layanan komunikasi data, broadband, satelit, penyewaan jaringan dan interkoneksi, serta telepon seluler yang dilayani oleh Anak Perusahaan Telkomsel. Layanan telekomunikasi Telkom telah menjangkau beragam segmen pasar mulai dari pelanggan individu sampai dengan Usaha Kecil dan Menengah (“UKM”) serta korporasi.
Information
Layanan informasi merupakan model bisnis yang dikembangkan Telkom dalam ranah New Economy Business (“NEB”). Layanan ini memiliki karakteristik sebagai layanan terintegrasi bagi kemudahan proses kerja dan transaksi yang mencakup Value Added Services (“VAS”) dan Managed Application/IT Outsourcing (“ITO”), e-Payment dan IT enabler Services (“ITeS”).
Layanan informasi merupakan model bisnis yang dikembangkan Telkom dalam ranah New Economy Business (“NEB”). Layanan ini memiliki karakteristik sebagai layanan terintegrasi bagi kemudahan proses kerja dan transaksi yang mencakup Value Added Services (“VAS”) dan Managed Application/IT Outsourcing (“ITO”), e-Payment dan IT enabler Services (“ITeS”).
Media
Media merupakan salah satu model bisnis Telkom yang dikembangkan sebagai bagian dari NEB. Layanan media ini menawarkan Free To Air (“FTA”) dan Pay TV untuk gaya hidup digital yang modern.
Media merupakan salah satu model bisnis Telkom yang dikembangkan sebagai bagian dari NEB. Layanan media ini menawarkan Free To Air (“FTA”) dan Pay TV untuk gaya hidup digital yang modern.
Edutainment
Edutainment menjadi salah satu layanan andalan dalam model bisnis NEB Telkom dengan menargetkan segmen pasar anak muda. Telkom menawarkan beragam layanan di antaranya Ring Back Tone (“RBT”), SMS Content, portal dan lain-lain.
Edutainment menjadi salah satu layanan andalan dalam model bisnis NEB Telkom dengan menargetkan segmen pasar anak muda. Telkom menawarkan beragam layanan di antaranya Ring Back Tone (“RBT”), SMS Content, portal dan lain-lain.
Services
Services menjadi salah satu model bisnis Telkom yang berorientasi kepada pelanggan. Ini sejalan dengan Customer Portfolio Telkom kepada pelanggan Personal, Consumer/Home, SME, Enterprise, Wholesale, dan Internasional.
Services menjadi salah satu model bisnis Telkom yang berorientasi kepada pelanggan. Ini sejalan dengan Customer Portfolio Telkom kepada pelanggan Personal, Consumer/Home, SME, Enterprise, Wholesale, dan Internasional.
Sebagai perusahaan telekomunikasi,
Telkom Group terus mengupayakan inovasi di sektor-sektor selain telekomunikasi,
serta membangun sinergi di antara seluruh produk, layanan dan solusi, dari
bisnis legacy sampai New Wave Business. Untuk meningkatkan business value, pada
tahun 2012 Telkom Group mengubah portofolio bisnisnya menjadi TIMES
(Telecommunication, Information, Media Edutainment & Service). Untuk
menjalankan portofolio bisnisnya, Telkom Group memiliki empat anak perusahaan,
yakni PT. Telekomunikasi Indonesia Selular (Telkomsel), PT. Telekomunikasi
Indonesia International (Telin), PT. Telkom Metra dan PT. Daya Mitra Telekomunikasi
(Mitratel).
Karyawan dan Tenaga ahlli :
Struktur Organisasi
Pt. Telkom memiliki 25,011
orang karyawan per tanggal 31 Desember 2013, yang terdiri dari 17,881 karyawan
Telkom dan 7,130 karyawan di entitas anak. Jumlah ini menurun 2.6% dibandingkan
dengan posisi per 31 Desember 2012, sejalan dengan berlanjutnya program multi
exit sebagai bagian dari upaya revitalisasi dan penigkatan efisiensi SDM
Telkom sejak tahun 2002.
·
Profil karyawan berdasarkan posisi jabatan
Profil karyawan berdasarkan tingkat pendidikan
Profil karyawan berdasarkan usia
Omset :
Berikut ini merupakan ikhtisar kinerja
keuangan serta ikhtisar bisnis dan operasional :
Tahun
|
Pendapatan
(dalam
Miliar)
|
Aset
(dalam
Miliar)
|
Jumlah
BTS Flexi (unit)
|
Jumlah
BTS Selular (unit)
|
2001
|
16.284
|
33.036
|
-
|
1.995
|
2002
|
20.803
|
44.307
|
-
|
3.483
|
2003
|
27.116
|
50.283
|
396
|
4.820
|
2004
|
33.948
|
56.179
|
1.136
|
6.205
|
2005
|
41.807
|
62.171
|
1.448
|
9.895
|
2006
|
51.294
|
75.136
|
1.531
|
16.057
|
2007
|
59.440
|
82.059
|
1.911
|
20.858
|
2008
|
64.974
|
91.256
|
4.054
|
26.872
|
2009
|
68.220
|
97.931
|
5.543
|
30.992
|
2010
|
68.629
|
100.501
|
5.641
|
36.557
|
2011
|
71.253
|
103.054
|
5.718
|
48.341
|
2012
|
77.143
|
111.369
|
-
|
60.011
|
2013
|
82.967
|
128.555
|
-
|
75.579
|
2014
|
89.696
|
140.895
|
-
|
85.420
|
2015
|
102.470
|
166.173
|
-
|
103.289
|
2016
|
56.454*
|
171.411*
|
-
|
-
|
* Tidak diaudit per Juni 2016
Sumber :
Langganan:
Postingan (Atom)






